"Pertama-tama, kita harus menyadari bahwa kebenaran yang ingin kita bagikan bukan berasal dari nilai “popularitas”nya atau jumlah perhatian yang diterima. Kita harus berusaha memperkenalkannya secara utuh, bukan sekadar supaya dapat diterima atau sebaliknya atau bahkan malah melemahkannya. Ia harus menjadi makanan harian dan bukannya daya tarik sesaat." Kata Paus Benediktus XVI pada Hari Komunikasi Sedunia ke 45 lalu, pada jaman modern sekarang Umat Awam dituntut agar untuk lebih peka akan Iman Katolik jaman sekarang karena begitu banyak dan kaburnya ajaran-ajaran yang bukan berasal dari Tuhan Kita Yesus Kristus, Dekrit Apostolicam Auctiositatem dari Konsili Vatikan II mengenai Kerasulan Awam lebih menjelaskan agar umat awam memiliki tugas pewartaan akan Kebenaran Gereja Katolik, tidak dan bukan saja hanya melulu tergantung kepada hirarki Gereja atau dalam arti kasar jangan tergantung dan menunggu hirarki Gereja menyuapi awam. Dalam hal ini awam Katolik tidak saja mencakup orang yang menikah dan memiliki profesi-profesi dalam dunia sekular seperti, dokter, pengacara, polisi, pedagang, pelajar dan lain sebagainya, tetapi juga mencakup biarawan-biarawati, dimana para biarawan tersebut tidak terthabis menjadi Imam atau tidak mendapatkan Tahbisan Imamat.
"Aku akan pergi dengan kedamaian dan keteguhan kepada Gereja Katolik: karena jika Iman itu sangat penting bagi keselamatan kita, saya akan mencarinya di mana Iman yang sejati sejak awal-mula berada, carilah dimana keberadaan Iman dimana Allah telah berikan kepada-Nya" -St.Elizabeth Ann Seton
Tampilkan postingan dengan label kerasulan awam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kerasulan awam. Tampilkan semua postingan
Minggu, 08 Januari 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
